This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tuesday, October 4, 2011

MISTERI ANGKA 7

Di China

Kembali ke angka 7, menurut cerita angka 7 telah mempesona sejak jaman dahulu kala. Di China angka 7 dihubungkan dengan kehidupan gadis, dimana gadis mempunyai gigi susu pada usia 7 bulan dan tanggal pada usia 7 tahun, dalam 2 x 7 tahun “roda yin” membuka ketika ia mencapai masa puber, dan pada 7 x 7 = 49 datanglah masa monopause.

Di Amerika Kuno

Kesakralan angka 7 tidak ditemui di Amerika pra-Columbian dimana bangsa Maya percaya bahwa pada 7 lapis langit dan menganggap 7 sebagai angka penjuru mata angin.

Di Agama Yahudi 

Dalam agama Yahudi (agama sebelum nabi Ibrahim. AS, atau agama pada jaman sebelum Masehi) hari ke 7 menjadi hari libur suci, sehinga di sakralkan, pada hari ke 7 itu larangan bekerja di ubah menjadi perintah. Dalam kitab perjanjian lama penuh angka 7. Pada generasi ke 7 setelah Adam hiduplah Lamech (silsilah dari Adam ) selama 777 tahun dan harus membayar balas dendam selama 777 tahun (Kejadian : 4.24). Tujuh tahun langkah menuju kuil sulaiman berhubungan dengan 7 cerita tentang kuil kuil Babilonia. Lalu Merpati Nuh menghilang selama 7 hari, dan tanda tanda datangnya muncul selama 7 hari, sungai Eufrat terbagi menjadi 7 aliran.

Di Agama Kristiani

Pada abad ke -14, sejarawan Mesir al-Maqrizi mengatakan bahwa orang orang kristen di Mesir (Koptik) merayakan 7 pesta besar dan 7 pesta kecil di gereja mereka. Dimana pesta yang dilangsungkan adalah 7 untuk pesta kesenangan dan 7 untuk pesta kesedihanMaria yang selaras dengan irama heptadik. Oleh karena itu dalam musik renaisans terdapat sejumlah lagu dengan 7 suara, yang biasanya dipersembahkan kepada Perawan Maria atau berkaitan dengan 7 pahala Roh Kudus.

Di India

Angka 7 juga banyak di jumpai di India, menurut cerita, angka 7 adalah angka penting terpenting di Weda selain angka 3. Angka 7 secara khusus berkaitan dengan Agni, dewa Api yang memiliki 7 istri, ibu atau adik serta 7 api, balok atau lidah, dan lagu lagu yang diperuntukkan baginya berjumlah 7. Dalam kepercayaan merea dewa matahari mempunyai 7 kuda penarik keretanya di langit.

Di Agama Budha

Dalam Budha (sidharta Gautama) yang baru lahir diyakini oleh pengikutnya, ketika lahir langsung menapak 7 langkah. Ia mencari keselamatan selama 7 tahun dan mengitari pohon bodhi selama 7 kali sebelum duduk bermeditasi dibawahnya. Masih menurut cerita, bahwa Syurga Budha mempunyai 7 teras, 7 karya keagamaan akan membawa manfaat bagi orang orang yang mempercayai kehidupan ini.

Di Ilmu Pengetahuan

Dalam Ilmu pengetahuan, angka 7 adalah dasar dari akumulasi angka yang tak terhitung jumlahnya, mulai dari 7 atom, 7 partikel terkecil dan seterusnya.

Di Agama Islam

Dalam islam, yang menarik dan untuk dicatat adalah, bahwa surah pertama dalam Al-Qur’an, Al-Fatihah mempunyai 7 ayat. Kalimah Syahadat dalam Laa Ilaaha ilaa Allaah, Muhammad rasul Allah terdiri dari 7 kata. Menurut Al-Qur’an Tuhan menciptakan langit dan bumi menjadi 7 lapis. Lalu Thawaf mengelilingi Ka’bah di Mekkah dilakukan sebanyak 7 kali, demikian juga dengan lari lari kecil (Sa’i) antara Shafa dan Marwah. Pada akhir haji, dekat Mina, syetan di lempar dalam 3 kali masing masing dengan 7 buah kerikil kecil yang lazim disebut (melempar jumroh).

Angka 7 juga disukai oleh kaum Sufi. Tasawuf memperbincangkan 7 Lathaaif, atau titik titik subtil pada tubuh tempat kaum Sufi memusatkan kekuatan spiritualnya.

Di Masarakat Jawa

Dalam tradisi Jawa, ada moment tertentu yang berhubungan dengan angka 7. Sebagai contoh ketika orang hamil sudah usia 7 bulan, maka diadakan selamatan dengan istilah yang disebut “Tingkepan”. Lalu pada bayi yang telah berusia 7 bulan, maka ada prosesi yang dinamakan turun tanah. Persyaratan Upacara adat tertentu harus menggunakan kembang 7 rupa, mandi 7 sumur, Pesta kadang - kadang diadakan 7 hari 7 malam.. Juga tentang mitos kekayaan yang smapai 7 turunan ... (keturunan ke 8 jadi gembel...)

  • Benua ada 7
  • Allah menurunkan malaikat untuk membunuh pasukan gajah 70000 malaikat
  • Allah menghias manusia dengan tujuh anggota badan, yaitu dua tangan, dua kaki, dua lutut, dan satu wajah. Kemudian Allah menghiasinya, dengan tujuh peribadatan, yaitu : dua tangan dengan doa, dua kaki dengan berkhidmat, dua lutut dengan duduk, dan wajah (muka) dengan sujud.
  • 7 Lapis langit
  • Rakaat shalat 17
  • Pintu surga dan neraka 7
  • Keajaiban dunia ada 7
  • 27 pahala shalat berjamaah
  • 7 lubang dalam tubuh kita
  • 1 Minggu 7 hari
  • Allah menghiasi Al-Qur’an (Kitab suci umat Islam) dengan Tujuh surat panjang, Yaitu Al-Baqarah, Ali Imran, Al-Maaidah, An-Nissa', Al 'Araaf, Al An'aam dan Al-Anfaal atau At-Taubah. Kemudian Allah menghiasinya pula dengan Tujuh ayat Ummul kitab (Al-Fatihah/Pembuka kitab). Sebagaimana Firman Allah dalam Surat AL Hijr ayat 87, "Dan Sesungguhnya Kami telah berikan kepadamu tujuh ayat yang dibaca berulang-ulang dan Al Quran yang agung."
  • Allah menghias umur manusia dengan tujuh tingkatan / tahapan. Pada masa baru lahir dinamakan tahapan rodhi’ (Menyusu), kemudian tahap fa thim (disapih), tahapan Shobiyyi (bayi), tahapan ghulam (masa kanak-kanak), kemudian tahapan syaab (pemuda/remaja), kemudian tahapan kuhul (yakni menginjak usia antara 30-50 tahun), dan menginjak tahapan Syaikh (masa tua).
  • Demikianlah Tuhan Yang Maha Kuasa dan Yang Maha Berkehendak telah menciptakan alam semsta dengan penuh misteri, seperti misteri nya angka 7. Wallahu’Alam....

Monday, September 5, 2011

Belajar dari Film Kera Sakti (Renungan Sifat Manusia)

Ha ha
Sun Go Kong I sin da hau…
Seekor kera
Terpuruk terpenjara dalam gua
Di gunung tinggi sunyi tempat hukuman para dewa
Bertindak sesuka hati
Loncat kesana kesini
Hiraukan semua masalah di muka bumi ini
Dengan sehelai bulu
Dan rambut dari tubuhnya
Dia merubah menerpa menerjang segala apa yang ada
Walau halangan rintangan
Semakin panjang membentang
Tak jadi masalah dan tak kan jadi beban pikiran
Berkelana setiap hari
Demi mendapat kitab suci
Dengan dukungan dari gurunya
Temukan jati diri
Semua kan dihadapi
Dengan gagah berani
Walau aral rintangan
Setiap saat datang tuk menguji
Kera Sakti
Tak pernah berhenti
Bertindak sesuka hati
Kera Sakti
Menjadi pengawal
Mencari Kitab suci
Kera Sakti
Liar nakal brutal
Membuat semua orang menjadi gempar
Kera Sakti
Hanya hukuman yang dapat menghentikannya
Walau halangan rintangan membentang
Tak jadi masalah dan tak jadi beban pikiran
Kera Sakti
Tak pernah berhenti
Bertindak sesuka hati
Kera Sakti
Menjadi pengawal
Mencari Kitab suci
Kera Sakti
Liar nakal brutal
Membuat semua orang menjadi gempar
Kera Sakti
Hanya hukuman yang dapat menghentikannya
Walau halangan rintangan membentang
Tak jadi masalah dan tak jadi beban pikiran

Film kera Sakti di kalangan masyarakat indonesia mungkin sudah tidak asing lagi, terutama Tokoh sang bikhu Tong yang membimbing kera sakti (sun go kong) untuk tidak berperilaku jahat. Film kera Sakti sudah pernah di tayangkan beberapa kali di sebuah stasiun TV swasta.



Saya tidak tahu itu film buatan dari rumah film mana dan tahun berapa, tapi setting tiongkok kuno sangat lekat. Satu dari banyak versi film tentang legenda dari cina yang terkenal itu.  Menurut saya, itulah perlambang kehidupan jiwa manusia di dunia ini. Wah, kok bisa?
Sering digambarkan, dalam film itu, para petani menanam sawah, sibuk bekerja atau bersama anak-anak, menatap penuh syukur ke atas langit. Lalu di awan tampak dewa duduk-duduk menatap ramah dan tersenyum pada manusia yang bekerja di bumi. Para dewa mengirim hujan agar tanaman subur dan kehidupan makmur. Harmoni yang alami.
Cerita menjadi seru karena ada perjalanan ke barat yang akan dilewati oleh biksu suci yg dikenal dg biksu tong. Kenapa ke barat? Katanya sih itu perlambang dari “kembali”. Sebagaimana matahari terbenam di barat, “kembali” digambarkan sebagai terbenamnya cahaya. Bukankah kita berasal dari tidak ada, dan kembali pada tiada? Seperti terbitnya matahari di timur lalu terbenam di barat?
Jadi mau berapapun pergeseran bumi terhadap matahari, filosofinya matahari terbenam di barat adalah “kembali”. Begitukah juga dengan arah menghadap semua peribadatan? Menghadap ke barat adalah cermin menghadapkan diri kepada tempatnya “kembali”?

Biksu tong konon suci dan bersih hati. Ini adalah lambangnya nurani. Sejak pertama dititipkannya pada kehidupan, nurani ini sudah didampingi oleh kuda berwarna putih yang setia yang konon adalah jasad ini. Kuda itu bukan kuda sembarangan. Itu adalah putra naga. Naga dalam budaya tiongkok adalah lambang kehormatan. Maka jasad ini juga sebuah kehormatan yang sekiranya tidak boleh dikotori.
Lalu didampingi oleh siluman sapi, bernama sha wu jing. Ini lambang bahwa manusia diturunkan ke bumi memang untuk bekerja dan berkarya. Wu jing digambarkan sangat rajin dan bertenaga kuat. Keberadaan manusia adalah energi untuk mengisi kehidupan.
Lalu didampingi oleh siluman babi, bernama chu pha jie.ini lambang nafsu manusia. Malas, marah, rakus, lupa, sampai sex. Yg ini memang gampang-gampang susah dikendalikan.
Dan yang utama, nurani itu didampingi oleh sun go kong. Ini perlambang akal manusia. Sun go kong menjadi murid tertua atau kakak dari semua yang mendampingi nurani itu. Dari awal keberadaannya, sun go kong sudah menguncang khayangan.
Kisah dikaruniakannya manusia dengan akal, yg membedakannya dg makhluk tuhan lainnya, memang telah diabadikan dg dialog tersendiri antara Tuhan, malaikat dan iblis. Karena begitu saktinya si “akal” ini.
Digambarkan dengan kera, karena pikiran ini suka melompat kesana dan kemari. Memimpin dan terus ingin memimpin. Maka dia juga disebut raja kera. Karena semakin pintar ia akan terdorong tuk semakin memimpin dan memimpin atau jadi raja diraja. Ini kesombongannya pikiran.
Dan bukan dewa kalau tidak memiliki antisipasinya. Biksu tong diberi mantera tuk mengendalikan akal ini. Yang jika dibacakan, sun go kong akan kesakitan di kepalanya.
Sederhananya, itulah manusia dan jeroannya. Lalu perjalanannya ke barat itulah kehidupanya sehari-hari sampai kelak mati, akan menguji kekompakan juga harmonisasi ke empat itu dalam diri manusia.
Selebihnya, itulah yang orang jawa bilang sedulur papat kalima pancer. Atau bahkan katanya itulah pandawa lima itu. Dalam sentuhan dan warna yang berbeda, intinya melukiskan manusia, dan jeroannya, dan romantika perjalanannya.
Mari ambil beberapa contoh episode.
Kenapa sih musuhnya adalah siluman ini itu yang sukanya menyerupai? Konon katanya iblis memang tidak bisa berhadapan dengan nurani secara langsung. Mereka sukanya menipu. Maka berbohong itu disebut sebagai cikal bakal iblis. Semakin suka berbohong semakin kuat iblis bercokol di sana. Aneka bentuk kerusakan sampai bernama pembunuhan, sering diawali oleh kebohongan atau ada kebohongan. Maka kejujuran memurnikan kembali nurani. Selebihnya Tuhan menjaga mana yg akan dibuka mana yg tidak, selama jujur pada diri sendiri. Rasul yg mulia itu juga dijului al amin, sebuah kejujuran yg diakui sekitarnya saat itu.
Tujuan siluman-siluman jahat itu memang untuk memakan daging biksu tong “menghancurkan nurani”. Konon dagingnya yg enak dan suci akan membuat siluman jahat itu abadi. Akan membuat kejahatan bercokol dengan kuatnya di kehidupan.
Wanita, pria, anak, emas, permata, kebendaan adalah godaan untuk chu pha tjie. Keputusasaan, kegagalan, ketiadaan daya adalah godaan untuk sha wu jing. Kesombongan, kehebatan, ilmu adalah godaan sun go kong. Sakit dan letih adalah godaan untuk kuda sang putra naga. Kebaikan, kelemahan hati adalah godaan untuk biksu tong. Keempat hal yang mendampingi biksu tong itu, yg bersama biksu tong menjadi lima yang harus terus di tata dalam perjalanan ke barat itu.
Episode yang paling seru adalah ketika sun go kong ada kembarannya. Semua ikut terkelabui. Ilmu itu selalu ada tandingannya. A itu selalu ada A plus atau A minus. Hanya biksu tong yang bisa membacakan mantera untuk mengetahui siapa yang asli. Dan ketika dibacakan sungo kong yg asli pasti kesakitan. Menurut saya sih, berilmu itu bukan untuk menang. Selama nurani masih bisa menjerit, pikiran itupun akan merasakan sakitnya. Yang suka mentertawakan itu seperti sun go kong palsu. Merasa sudah berilmu dan hebat di atas yang lainnya.
Kemenangan sesungguhnya sering menyakitkan. Di satu sisi lega, lawan kalah tapi di lain sisi, sedih karena nurani bersifat welas asih. Tak pernah ingin menyakiti.
Atau ketika banyak episode ketika biksu tong tak tegaan. Sementara sun gokong marah pada biksu karena terlalu baiknya, lalu biksu tertawan siluman. Atau ada pula episode ketika biksu tong sendirian. Dia tak bisa sendiri di muka bumi. Dia butuh pendampingnya. Maka di sana biksu tong pun tak berdaya. Atau ada pula, episode biksu tong palsu mengelabui sun go kong. Sun go kong konon punya mata menembus auranya siluman. Bagaimana bisa, konon sun gokong itu, kalau dalah bahasa cinanya sun wu kong, dimana wukong itu adalah kekosongan atau suwung itu. Pada saat pikiran bener-bener jernih, nuranipun terbedakan.
Selebihnya semua itu berirama, kadang kala sun go kong yang diuji. Atau chu pha tjie yang diuji dst-dstnya.
Dan yang paling menarik ketika sampai ke barat. Digambarkan tangga yang tinggi yang menuju sang boddhisatva. Di sana, hanya biksu tong yang boleh menaikinya. Meninggalkan sun go kong, chu pha tjie, sha wu jing, juga kudanya. Konon itulah saat “kembali” kita. Saat kematian itu. Nurani kembali ke pada pemiliknya. Sebagaimana gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang dan manusia mati meninggalkan nama baik, kita kembali dengan meninggalkan pikiran & perbuatan yg baik. Meningalkan sun go kong, chu pha tjie, sha wu jing, dan kuda sang putra naga yang baik, yg harmoni.
Sekiranya dengan demikian, manusia bisa belajar menata dirinya sendiri. Menata hati & perjalanan dalam kehidupannya atau memimpin dirinya sendiri, mewujudkan harmonisasi yg indah dari dalam jiwanya, tentu semu jika di dalam baik, akan terefleksikan dalam kehidupan luar dengan baik pula. Harmonisasi dalam diri akan mendorong harmonisasi di kehidupan.
Konon manusia-manusia yang terpimpin yang akan menjadi pemimpin sejati. Maka tak ada yg layak ditawarkan selain menjadi pemimpin bagi diri sendiri. Yg dengannya akan melahirkan pemimpin dan bukan pengikut. Sesuai kapasitas, sesuai keahlian masing-masing dan akan mudah saling melengkapi. Pemimpian sejati tidak akan pernah berebut. Sebagaimana para nabi bisa bersama tanpa pertengkaran. Harmonisasi itupun terbentuk alami.. Perbedaan bukan penghalang bagi diri yg terpimpin.
Kenali dirimu maka kau akan mengenali Tuhanmu.
Dalam romantika hidup ini kita kenali dan harmonisasikan diri kita..
Itulah awal berubah yang semoga lebih menjanjikan. Tidak ada kesaktian yang paling sakti, selain ketika kita berhasil mengenali, memimpin dan harmonisasikan diri kita sendiri.

Saturday, July 9, 2011

Tuesday, March 22, 2011

Statistika


Kalo ada pertanyaan silahkan ditanyakan ke forum.
Berikut adalah materi perkuliahan untuk tiap pertemuan:
6. Pert 6 : Distribusi F
7. Pert 7 : Distribusi Chi Kuadrat

Monday, March 21, 2011

Fisika Dasar II


Materi Perkuliahan Fisdas II :
pert 1. Kontrak perkuliahan

Sunday, March 13, 2011

Petir


Kilat, petir dan guntur mungkin sudah akrab dalam kehidupan kita sehari-hari terutama di musim hujan. Cahaya kilat yang begitu terang dengan diikuti suara yang memekakkan telinga merupakan salah satu fenomena alam yang ajaib dan istimewa, maha karya sang pencipta Allah Azza wa Jalla. Fenomena ajaib ini terjadi ketika ada awan gelap atau ketika hari akan hujan.

“…Atau seperti orang-orang yang ditimpa hujan lebat dari langit disertai gelap gulita, guruh dan kilat; mereka menyumbat telinganya dengan anak jarinya sebab takut akan mati. Dan Allah meliputi orang-orang yang kafir. Hampir-hampir kilat itu menyambar penglihatan mereka, setiap kali kilat menyinari mereka, mereka berjalan di bawah sinar itu dan bila gelap menimpa mereka, mereka berhenti. Jikalau Allah menghendaki niscaya dia melenyapkan pendengaran dan penglihatan mereka sesungguhnya Allah maha berkuasa atas segala sesuatu… (QS Al-Baqaraah : 19-20).

Menurut Wikipedia Indonesia, petir atau halilintar merupakan gejala alam yang biasanya muncul pada musim hujan, ditunjukkan dengan munculnya kilatan cahaya di langit yang menyilaukan sesaat (kilat), kemudian disusul dengan suara menggelegar (guruh). Perbedaan waktu kemunculan ini disebabkan adanya perbedaan antara kecepatan suara dan kecepatan cahaya. Prinsip dasarnya kira-kira sama dengan lompatan api pada busi.
Energi dari pelepasan muatan listrik di awan begitu besarnya sehingga menimbulkan rentetan cahaya, panas, dan bunyi yang sangat kuat yaitu geluduk, guntur, atau halilintar. Geluduk, guntur, atau halilintar ini dapat menghancurkan bangunan, membunuh manusia, dan memusnahkan pohon. Sedemikian raksasanya sampai-sampai ketika petir itu melesat, tubuh awan akan terang dibuatnya, sebagai akibat udara yang terbelah, sambarannya yang rata-rata memiliki kecepatan 150.000 km/detik itu juga akan menimbulkan bunyi yang menggelegar. Ketika akumulasi muatan listrik dalam awan tersebut telah membesar dan stabil, lompatan listrik (electric discharge) yang terjadi pun akan merambah massa bermedan listrik lainnya, dalam hal ini adalah Bumi. Besar medan listrik minimal yang memungkinkan terpicunya petir ini adalah sekitar 1.000.000 volt per meter. 
Kapan Petir Datang?
Petir datang ketika langit tiba-tiba menjadi gelap disertai angin datang begitu cepatnya dan awan yang menjulang tinggi menyerupai bunga kol berwarna keabuan-abuan, kemudian udara terasa pengap. Awan ini biasanya disebut dengan awan petir CB (Comulunimbus) Dalam musim penghujan seperti saat inilah awan-awan jenis ini banyak terbentuk. Bangunan bumi yang kerap sebagai penghantar petir di bumi, merujuk Hukum Faraday, tak lain adalah bangunan, pohon, atau tiang-tiang metal berujung lancip.

Proses Terjadinya Petir
Secara fisika, petir merupakan gejala alam yang bisa kita analogikan dengan sebuah kapasitor raksasa, dimana lempeng pertama adalah awan (bisa lempeng negatif atau lempeng positif) dan lempeng kedua adalah bumi (dianggap netral). Seperti kita ketahui, kapasitor adalah sebuah komponen pasif pada rangkaian listrik yang bisa menyimpan energi sesaat (energy storage). Petir juga dapat terjadi dari awan ke awan (intercloud), dimana salah satu awan bermuatan negatif dan awan lainnya bermuatan positif. 

Petir terjadi karena ada perbedaan potensial antara awan dan bumi atau dengan awan lainnya. Proses terjadinya muatan pada awan yaitu karena partikel-partikel penyusun awan bergerak terus menerus secara teratur, dan selama pergerakannya dia akan berinteraksi dengan awan lainnya sehingga muatan negatif akan berkumpul pada salah satu sisi (atas atau bawah), sedangkan muatan positif berkumpul pada sisi sebaliknya. Jika perbedaan potensial antara awan dan bumi cukup besar, maka akan terjadi pembuangan muatan negatif (elektron) dari awan ke bumi atau sebaliknya untuk mencapai kesetimbangan. Pada proses pembuangan muatan ini, media yang dilalui elektron adalah udara. Pada saat elektron mampu menembus ambang batas isolasi udara inilah terjadi ledakan suara. Petir lebih sering terjadi pada musim hujan, karena pada keadaan tersebut udara mengandung kadar air yang lebih tinggi sehingga daya isolasinya turun dan arus lebih mudah mengalir. Karena ada awan bermuatan negatif dan awan bermuatan positif, maka petir juga bisa terjadi antar awan yang berbeda muatan.
Sedangkan terjadinya sendiri secara lebih detail disebabkan oleh 2 teori, yaitu Ionisasi dan gesekan antar awan.
a. Proses Ionisasi
Petir terjadi diakibatkan terkumpulnya ion bebas bermuatan negatif dan positif di awan, ion listrik dihasilkan oleh gesekan antar awan dan juga kejadian Ionisasi ini disebabkan oleh perubahan bentuk air mulai dari cair menjadi gas atau sebaliknya, bahkan padat (es) menjadi cair.Ion bebas menempati permukaan awan dan bergerak mengikuti angin yang berhembus, bila awan-awan terkumpul di suatu tempat maka awan bermuatan akan memiliki beda potensial yang cukup untuk menyambar permukaan bumi maka inilah yang disebut petir.
b.Gesekan antar awan

Pada awalnya awan bergerak mengikuti arah angin, selama proses bergeraknya awan ini maka saling bergesekan satu dengan yang lainya , dari proses ini terlahir electron-electron bebas yang memenuhi permukaan awan. proses ini bisa digambarkan secara sederhana pada sebuah penggaris plastic yang digosokkan pada rambut maka penggaris ini akan mampu menarik potongan kertas. Pada suatu saat awan ini akan terkumpul di sebuah kawasan, saat inilah petir dimungkinkan terjadi karena electron-elektron bebas ini saling menguatkan satu dengan lainnya. Sehingga memiliki cukup beda potensial untuk menyambar permukaan bumi.
Tipe-Tipe Petir
Secara umum petir itu dapat terjadi di dalam awan itu sendiri, antara awan dengan awan, antara awan dengan udara, dan awan dengan bumi (tanah). Kemungkinan-kemungkinan tersebut melahirkan empat tipe petir, yaitu :
  • Petir dari awan ke Tanah (CG) petir ini tergolong berbahaya dan paling merusak, berasal dari muatan yang lebih rendah lalu mengalirkan muatan negatif ke tanah. Terkadang petir jenis ini mengandung muatan positif (+) terutama pada musim dingin.
  • Petir dalam awan (IC), merupakan tipe yang paling sering terjadi antara pusat muatan yang berlawanan pada awan yang sama.
  • Petir antar awan (CC), terjadi antara pusat muatan dari dua awan yang berbeda. Pelepasan muatan nya sendiri terjadi saat udara cerah antara awan tersebut.
  • Petir awan ke udara (CA) terjadi jika udara di sekitaran awan yang bermuatan positif (+) berinteraksi dengan udara yang bermuatan negatif (-). Jika ini terjadi pada awan bagian bawah maka merupakan kombinasi dengan petir tipe CG. Petir CA tampak seperti jari-jari yang berasal dari petir CG
Menurut muatannya sendiri, petir dibagi menjadi dua yaitu petir negatif (+) dan petir positif (-). Perbedaannya yaitu petir negatif cenderung menyambar berulang ulang dan bercabang cabang seperti sebuah akar pohon, sedangkan petir positif, hanya menyambar sekali. 
Dampak Negatif dan Cara Menghindari
Umumnya petir-petir mengincar korban di wilayah datar yang terbuka. Besar medan listrik minimal yang memungkinkan terpicunya petir ini adalah sekitar 1.000.000 volt per meter. Bayangkan betapa mengerikannya jika lompatan bunga api ini mengenai tubuh makhluk hidup! Korban tiba-tiba terpental ketika sebuah petir menyambar. Seperti juga korban lainnya, ia tewas seketika dengan tubuh terbakar. Apabila petir menyambar rumah, rumah tersebut akan rusak dan perabotan elektronik akan rusak seperti telepon, televisi, atau yang lainnya. Kebanyakan disebabkan karena kelebihan voltase yang mengalir melalui media listrik (kabel) terlalu besar sehingga mampu membakar komponen elektronis didalamnya.
Bagaimana menghindarinya ?
  1. Apabila sebuah bangunan yang tinggi dengan penangkal petir, maka jika ada petir akan menyambar alat penangkal kemudian disalurkan melalui kawat besar yang terbuat dari tembaga atau kuningan menuju ke tanah.
  2. Apabila terjadi hujan dan petir, lebih baik kita menghindari di tempat terbuka.
  3. Untuk menhindari kerusakan alat listri di rumah apabila terjadi hujan dan petir adalah mematikan listri, mencabut saluran antene di televisi, dan mencabut kabel telepon.
Keuntungan Adanya Petir
Menurut Djoko Darmanto Kepala Lab. Teknik Tegangan Tinggi Departemen Teknik Elektro petir berfaedah dalam membersihkan udara dari polusi dan teknologi buatan manusia belum ada yang mampu menyamai kemampuan ini. Petir merupakan penetral udara dalam waktu singkat. Dan dengan kemampuannya ini petir mampu membuat seluruh partikel polusi udara sirna.
Selain itu petir juga membantu penyediaan makanan bagi tumbuh-tumbuhan. Tumbuh-tumbuhan ini memerlukan nitrogen. Unsur ini diserap melalui akar bukan dalam bentuk murni, melainkan dalam bentuk senyawa yang disebut nitrat meskipun udara banyak mengandung nitrogen, tetapi unsur ini tidak dapat dimanfaatkan oleh tumbuhan karena tidak bersenyawa dengan unsur lain untuk membentuk nitrat. Setiap terjadi kilat sejumlah nitrogen di udara bersenyawa dengan oksigen. Setelah berkali-kali bersenyawa nitrogen berubah menjadi nitrat yang dapat di serap oleh tumbuh-tumbuhan.

Selain dua keuntungan di atas, petir juga dapat membahayakan kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya. Karena muatan listrik yang amat besar maka petir sanggup menghanguskan apa saja benda yang disentuhnya. Termasuk hutan dan juga manusia. Entah sudah berapa banyak kerugian materi yang diakibatkan oleh petir ini. Maka berhati-hatilah dengan petir.

Tetapi walaupun demikian petir, tetap merupakan fenomena eksotis dan dahsyat. Karenanya sampai saat ini belum ada yang dapat menirunya. Seindah-indahnya kembang api tahun baru buatan manusia tidak akan bisa menandingi keeksotisan kilat dan petir buatan Allah. Wallahu`alam bisshawab.

Daftar Pustaka:
www.wikipedia.com
Anonim. 1990. Ilmu Pengetahuan Populer Jilid 3 Ilmu Pengetahuan Bumi Dan Energi. Grolier international, Inc, United States.
Arena. 2002. Apa Dan Mengapa 200 Tanya Jawab Tentang Bumi Dan Alam Semesta. Penerbit Arena Jakarta.
Bintaro dkk. 2000. Geografi SMU I Kelas I. Penerbit Erlangga Jakarta.
Rubrik Mozaik. 2003. Berkawan Dengan Petir. Majalah Insani Edisi 2003.