This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Monday, May 7, 2012

KENALI TANDA SEGITIGA PADA BOTOL PLASTIK



Akhir-akhir ini sering diulas di televisi tentang kemasan plastik yang berbahaya. Coba kita perhatikan di sekitar kita, sudah dipenuhi dengan sampah plastik yang tentunya sangat sulit untuk didaur ulang. Kita juga sering menjumpai berbagai macam plastik mulai dari tas kresek dengan berbagai macam warna ( merah, putih, hitam dll), toples tempat makanan, botol air minum, botol susu, gantungan baju, compact disk (CD), pipa paralon dll yang semuanya itu mengandung plastik juga kan???

Tentunya kita sebagai manusia awam tidak tahu mana plastik yang aman dan yang tidak aman. Tetapi ternyata sudah diatur dan ditetapkan secara internasional sehingga di negara manapun di dunia ini menggunakan kode dan simbol yang sama. Namun sayang masih banyak yang belum mengetahui seperti apa kode dan simbol tersebut. Bagi manusia awam kode dan simbol tersebut sangat penting untuk diketahui karena berkaitan dengan jenis bahan serta cara dampak pemakaiannya.



Kode ini dikeluarkan oleh The Society of Plastic Industry pada tahun 1998 di Amerika Serikat dan diadopsi oleh lembaga-lembaga pengembangan sistem kode, seperti ISO (International Organization for Standardization).



Secara umum tanda pengenal plastik tersebut:
1. Berada atau terletak di bagian bawah
2. Berbentuk segitiga
3. Di dalam segitiga tersebut terdapat angka
4. Serta nama jenis plastik di bawah segitiga



Tanda pengenal plastik itu dibagi menjadi 7 buah kelompok. Serta 3 tambahan sehingga totalnya ada 10 buah. Tanda-tanda plastik tersebut adalah:



JENIS KE 1:



Tanda ini biasanya tertera logo daur ulang dengan angka 1 di tengahnya serta tulisan PETE atau PET (polyethylene terephthalate) di bawah segitiga. Biasa dipakai untuk botol plastik, berwarna jernih/transparan/tembus pandang seperti botol air mineral, botol jus, dan hampir semua botol minuman lainnya. BOTOL JENIS PET/PETE ini direkomendasikan HANYA SEKALI PAKAI. Bila terlalu sering dipakai, apalagi digunakan untuk menyimpan air hangat apalagi panas, akan mengakibatkan lapisan polimer pada botol tersebut akan meleleh dan mengeluarkan zat karsinogenik (dapat menyebabkan kanker) dalam jangka panjang.



JENIS KE 2:



Umumnya, pada bagian bawah kemasan botol plastik, tertera logo daur ulang dengan angka 2 di tengahnya, serta tulisan HDPE (high density polyethylene) di bawah segitiga. Biasa dipakai untuk botol susu yang berwarna putih susu, tupperware, galon air minum, kursi lipat, dan lain-lain. HDPE memiliki sifat bahan yang lebih kuat, keras, buram dan lebih tahan terhadap suhu tinggi. HDPE merupakan salah satu bahan plastik yang aman untuk digunakan karena kemampuan untuk mencegah reaksi kimia antara kemasan plastik berbahan HDPE dengan makanan/minuman yang dikemasnya. Sama seperti PET, HDPE juga direkomendasikan hanya untuk sekali pemakaian karena pelepasan senyawa antimoni trioksida terus meningkat seiring waktu.



JENIS KE 3:



Tertera logo daur ulang (terkadang berwarna merah) dengan angka 3 di tengahnya, serta tulisan V. V itu berarti PVC (polyvinyl chloride), yaitu jenis plastik yang paling sulit didaur ulang. Plastik ini bisa ditemukan pada plastik pembungkus (cling wrap), dan botol-botol. Reaksi yang terjadi antara PVC dengan makanan yang dikemas dengan plastik ini berpotensi berbahaya untuk ginjal, hati dan berat badan. Sebaiknya kita mencari alternatif pembungkus makanan lain (bukan bertanda 3 dan V) seperti plastik yang terbuat dari polietilena atau bahan alami (daun pisang misalnya).



JENIS KE 4:



Tertera logo daur ulang dengan angka 4 di tengahnya, serta tulisan LDPE. LDPE (low density polyethylene) yaitu plastik tipe cokelat (thermoplastic/dibuat dari minyak bumi), biasa dipakai untuk tempat makanan, plastik kemasan, dan botol-botol yang lembek.



Sifat mekanis jenis plastik LDPE adalah
1. Kuat,
2. Agak tembus cahaya,
3. Fleksibel dan permukaan agak berlemak.
4. Pada suhu di bawah 60oC sangat resisten terhadap senyawa kimia,
5. Daya proteksi terhadap uap air tergolong baik,
6. Kurang baik bagi gas-gas yang lain seperti oksigen.
7. Plastik ini dapat didaur ulang, baik untuk barangbarang yang memerlukan fleksibilitas tetapi kuat, dan memiliki resistensi yang baik terhadap reaksi kimia.



Barang berbahan LDPE ini sulit dihancurkan, tetapi tetap baik untuk tempat makanan karena
sulit bereaksi secara kimiawi dengan makanan yang dikemas dengan bahan ini.



JENIS KE 5:



Tertera logo daur ulang dengan angka 5 di tengahnya, serta tulisan PP. Karakteristik adalah biasa botol transparan yang tidak jernih atau berawan. Polipropilen lebih kuat dan ringan dengan daya tembus uap yang rendah, ketahanan yang baik terhadap lemak, stabil terhadap suhu tinggi dan cukup mengkilap.
Jenis PP (polypropylene) ini adalah pilihan bahan plastik terbaik, terutama untuk tempat makanan dan minuman seperti tempat menyimpan makanan, botol minum dan terpenting botol minum untuk bayi.
Carilah dengan kode angka 5 bila membeli barang berbahan plastik untuk menyimpan kemasan berbagai makanan dan minuman.



JENIS KE 6:



Tertera logo daur ulang dengan angka 6 di tengahnya, serta tulisan PS. PS (polystyrene) ditemukan tahun 1839, oleh Eduard Simon, seorang apoteker dari Jerman, secara tidak sengaja. PS biasa dipakai sebagai bahan tempat makan styrofoam, tempat minum sekali pakai, dan lain-lain. Polystyrene merupakan polimer aromatik yang dapat mengeluarkan bahan styrene ke dalam makanan ketika makanan tersebut bersentuhan. Selain tempat makanan, styrene juga bisa didapatkan dari asap rokok, asap kendaraan dan bahan konstruksi gedung. Bahan ini harus dihindari, karena selain berbahaya untuk kesehatan otak,
mengganggu hormon estrogen pada wanita yang berakibat pada masalah reproduksi, dan pertumbuhan dan sistem syaraf, juga karena bahan ini sulit didaur ulang. Pun bila didaur ulang, bahan ini memerlukan proses yang sangat panjang dan lama. Bahan ini dapat dikenali dengan kode angka 6, namun bila tidak tertera kode angka tersebut pada kemasan plastik, bahan ini dapat dikenali dengan cara dibakar (cara terakhir dan sebaiknya dihindari). Ketika dibakar, bahan ini akan mengeluarkan api berwarna kuningjingga, dan meninggalkan jelaga.



JENIS KE 7:



Tertera logo daur ulang dengan angka 7 di tengahnya, serta tulisan OTHER. Untuk jenis plastik 7 Other ini ada 4 jenis, yaitu :
1. SAN – styrene acrylonitrile,
2. ABS - acrylonitrile butadiene styrene,
3. PC - polycarbonate,
4. Nylon



Dapat ditemukan pada tempat makanan dan minuman seperti botol minum olahraga, suku cadang mobil, alat-alat rumah tangga, komputer, alat-alat elektronik, dan plastik kemasan. SAN dan ABS memiliki resistensi yang tinggi terhadap reaksi kimia dan suhu, kekuatan, kekakuan, dan tingkat kekerasan yang telah ditingkatkan. Biasanya terdapat pada mangkuk mixer, pembungkus termos, piring, alat makan, penyaring kopi, dan sikat gigi, sedangkan ABS biasanya digunakan sebagai bahan mainan lego dan pipa.



Plastik dengan jenis 7 yaitu SAN dan ABS merupakan salah satu bahan plastik yang sangat baik untuk digunakan dalam kemasan makanan ataupun minuman. Bagaimana jenis plastik dengan kode 7 serta tulisan PC? PC – atau nama Polycarbonate dapat ditemukan pada botol susu bayi, gelas anak batita (sippy cup), botol minum polikarbonat, dan kaleng kemasan makanan dan minuman, termasuk kaleng susu formula.
Dapat mengeluarkan bahan utamanya yaitu Bisphenol-A ke dalam makanan dan minuman yang berpotensi merusak sistem hormon, kromosom pada ovarium, penurunan produksi sperma, dan mengubah fungsi imunitas. Dianjurkan tidak digunakan untuk tempat makanan ataupun minuman. Ironisnya botol susu sangat mungkin mengalami proses pemanasan, entah itu untuk tujuan sterilisasi dengan cara merebus, dipanaskan dengan microwave, atau dituangi air mendidih atau air panas.



Apakah yang Dapat Kita Peroleh dari Informasi SIMBOL PLASTIK Tersebut?
1. Harus bijak dalam menggunakan plastik, khususnya kode 1, 3, 6, dan 7 (PC), seluruhnya memiliki bahaya secara kimiawi. Gunakan hanya sekali pakai!
2. Akan aman bila menggunakan plastik dengan kode 2, 4, 5, dan 7 (SAN atau ABS)
Satu lagi yang perlu diwaspadai dari penggunaan plastik dalam industri makanan adalah kontaminasi zat warna plastik dalam makanan contohnya kita sering membeli gorengan di pinggir jalan, suka minta sama penjualnya yang panas lalu setelah digoreng dimasukkan ke kantong kresek hitam. Ternyata zat pewarna hitam ini kalau terkena panas, bisa terurai, terdegradasi menjadi bentuk zat radikal beracun yang berbahaya bagi kesehatan terutama dapat menyebabkan sel tubuh berkembang tidak terkontrol seperti pada penyakit kanker. Makanya mulai sekarang sebisa mungkin hindari membungkus makanan dengan tas
kresek ya! Terutama makanan yang masih panas.



Tips buat para orang tua yang masih memerlukan botol susu untuk putra-putrinya:
1. Pilih dan gunakan botol susu bayi berbahan kaca, atau plastik jenis 4 atau 5.
2. Gunakanlah cangkir bayi berbahan stainless steel, atau plastik jenis 4 atau 5.
3. Untuk dot, gunakanlah yang berbahan silikon, karena tidak akan mengeluarkan zat karsinogenik sebagaimana pada dot berbahan latex.
4. Cegah penggunaan botol susu bayi dan cangkir bayi (dengan lubang penghisapnya) berbahan jenis 7 PC (polycarbonate),
5. Jika penggunaan plastik berbahan polycarbonate tidak dapat dicegah, janganlah menyimpan air minum ataupun makanan dalam keadaan panas.



- Hindari penggunaan botol plastik untuk menyimpan air minum (biasa digunakan untuk tempat air putih didalam kulkas). Jika penggunaan botol plastik berbahan PET (kode 1) dan HDPE (kode 2), tidak dapat dicegah, gunakanlah hanya sekali pakai dan segera dihabiskan. Gantilah dengan botol stainless steel atau gelas/kaca.



- Cegahlah memanaskan makanan yang dikemas dalam plastik, khususnya pada microwave oven, bungkuslah terlebih dahulu makanan dengan daun pisang atau kertas sebelum dibungkus dengan plastik pembungkus ketika akan dipanaskan di mocrowave oven.



- Cegah menggunakan kemasan plastik untuk mengemas makanan berminyak atau berlemak. Cobalah untuk mulai menggunakan kemasan berbahan kain untuk membawa sayuran, makanan, ataupun belanjaan.



- Cegah penggunaan piring dan alat makan plastik untuk masakan. Gunakanlah alat makan berbahan stainless steel, kaca, keramik, dan kayu

Wednesday, April 25, 2012

soal Materi dan Pembelajaran IPA SD

Bagi mahasiswa karanganyar Demak, ujian dilaksanakan dengan sifat open book.
Waktu mengerjakan 2 jam (120 menit).
Soal dapat diunduh di sini.

Wednesday, February 15, 2012

Kunjungan KKL Prodi IPA ke Bandung-Jakarta 2012


Kuliah sambil piknik itulah KKL... siapa yg setuju? Tanggal 6-9 Februari 2012 kebetulan diberi tugas untuk mendampingi mahasiswa prodi pendidikan IPA untuk KKL ke Bandung dan Jakarta.
Bertempat di Bus A, yang dihuni oleh *anak-anak* gak jelas... sepanjang jalan hanya terdengar lagu angge angge orong orong orak meluk gawe melu momong... 
Objek yang dituju seru-seru : Tangkuban Perahu, UPI Bandung, dan Cibaduyut beli boneka shaun the sheep n angry bird for my lovely son.... Nabiil... Asyik...
Yang ga kalah pentingnya nonton OVJ with guess star *Ungu* ketemu sama vokalisnya Pasha yang ternyata guanteng banget (said miss stef)..tapi sampai sekarang kok belum ditayangkan????? aneh...
Bermalam di resort di Lembang dengan suasana yang dingin, eksotis, dan terpencil dan suhu mencapai minus 15 derajat celcius... lebay.com
Bersama kaprodi IPA Mr. Sudarmin dan sekpri Miss Stef seru-seruan di TMII tepatnya di museum Iptek..
Selamat buat panitia yang telah sukses mengadakan KKL terpadu prodi IPA tahun 2012..

Berikut adalah foto-foto kerennya:










Tuesday, January 3, 2012

Pembelajaran IPA Terpadu di SMP


Proses pembelajaran di sekolah, masih ada yang berpendapat bahwa IPA merupakan sekumpulan pengetahuan yang pemahamannya cukup dilakukan melalui penjelasan dan pemberian contoh-contoh. Pendapat tersebut, berdampak pada pola pembelajaran yang dikembangkan oleh guru, jika dianggap sebagai pengetahuan yang dapat ditransfer, maka pembelajarannya cenderung pada pemberian informasi, mengerjakan contoh-contoh soal dan pemberian pekerjaan rumah kepada siswa. Sementara itu, kegiatan siswa lebih banyak mencatat dan merangkum buku. Jika hal tersebut masih dilakukan, maka dalam mempelajari pengetahuan IPA, siswa akan lebih banyak belajar menghafal fenomena dan konsep-konsep, tetapi tidak dilatih untuk  memahami suatu konsep berdasarkan pengalaman.
Dari pernyataan tersebut dapat dikatakan bahwa, dalam pembelajaran IPA, siswa perlu berinteraksi dengan lingkungannya, baik berupa alam kehidupan, fisik, sosial, maupun budaya yang dapat mempengaruhi perolehan pengetahuan di sekolah. Hal ini membawa implikasi pada pendekatan proses pembelajaran di sekolah. Johnson Elaine B., dalam  Mohamad Nur (2004)  bahwa “Teaching should be offered in context. Learning in order to know should not be separated from learning in order to do”. Pesan tersebut mengimplikasikan bahwa pembelajaran yang dikembangkan di sekolah seharusnya mengacu pada 3 hal, yaitu 1) menghubungkan pengetahuan dan keterampilan, 2) mempelajari konsep abstrak dengan melakukan aktivitas praktis, dan 3) menghubungkan pelajaran di sekolah dengan dunia nyata.
Sehubungan dengan pembelajaran IPA, Depdiknas (2006) memberi arahan, agar pembelajaran di sekolah menerapkan pendekatan-pendekatan di bawah ini.
a.    Pendekatan yang memuat 4 pilar pendidikan, yaitu “learning to do, learning to know, learning to be and learning to live together”.
b.    Inquiry atau menemukan
c.    Konstruktivisme
d.    SETS atau Sains, Lingkungan, Teknologi dan Masyarakat
e.    Pemecahan Masalah.   

Berbagai pendekatan tersebut, guru lebih banyak berperan sebagai fasilitator dan motivator, daripada sebagai pemberi informasi atau pengetahuan. Pengetahuan diperoleh siswa pada saat siswa melakukan eksplorasi terhadap gejala atau fenomena yang terjadi.
IPA berkaitan dengan cara mencari tahu (inquiry) tentang alam secara sistematis, sehingga bukan hanya sebagai penguasaan kumpulan pengetahuan yang berupa fakta-fakta, konsep-konsep atau prinsip-prinsip saja, tetapi juga merupakan suatu proses penemuan. Pembelajaran IPA di sekolah menengah diharapkan dapat menjadi wahana bagi siswa untuk mempelajari diri sendiri dan alam sekitar, serta prospek pengembangan lebih lanjut dalam menerapkannya di dalam kehidupan sehari-hari. Pemberian pengalaman langsung untuk mengembangkan kompetensi, agar siswa menjelajahi dan memahami alam sekitar secara ilmiah. Diarahkan untuk mencari tahu dan berbuat sehingga dapat membantu siswa untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang dirinya sendiri dan alam sekitar.
Konsep-konsep IPA diperlukan dalam kehidupan sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan manusia melalui pemecahan masalah-masalah yang dapat diidentifikasi. Penerapannya perlu dilakukan secara bijaksana agar tidak berdampak buruk terhadap lingkungan. Diharapkan pembelajarannya memberikan penekanan untuk menghubungkaitkan unsur Sains, Lingkungan, Teknologi dan Masyarakat, yang diarahkan pada pengalaman belajar, untuk merancang dan membuat suatu karya melalui penerapan konsep dan kompetensi bekerja ilmiah secara bijaksana (Depdiknas, 2006).
Dalam pembelajaran IPA, menyediakan berbagai pengalaman belajar untuk memahami konsep dan proses sains. Keterampilan proses ini meliputi keterampilan mengamati, mengajukan hipotesis, menggunakan alat dan bahan secara baik dan benar, dengan selalu mempertimbangkan keamanan dan keselamatan kerja, mengajukan pertanyaan, menggolongkan dan menafsirkan data, serta mengkomunikasikan hasil temuan secara lisan dan tertulis, menggali dan memilah informasi faktual yang relevan untuk menguji gagasan-gagasan atau memecahkan masalah sehari-hari. Pembelajaran IPA sebaiknya dilaksanakan secara ikuiri ilmiah (scientific inquiry) untuk menumbuhkan kemampuan kerja ilmiah dan sikap ilmiah.
Dalam pembelajaran yang efektif guru harus memiliki rasa tanggung jawab terhadap cara belajar siswa. Setiap siswa memiliki hak untuk belajar dan memahami pelajaran. Kewajiban seorang guru untuk menghormati hak tersebut dan menjamin setiap siswa mampu mempelajari dan memahami apa yang diajarkan oleh guru.
Hakekat IPA yang dipelajari di SMP meliputi empat unsur utama yaitu:
a.       Sikap
Rasa ingin tahu tentang benda, fenomena alam, makhluk hidup, serta hubungan sebab akibat yang menimbulkan masalah baru yang dapat dipecahkan melalui prosedur yang benar, IPA bersifat open ended.
b.      Proses
Prosedur pemecahan masalah melalui metode ilmiah meliputi penyusunan hipotesis, perancangan ekperimen atau percobaan, evaluasi, pengukuran, dan penarikan kesimpulan.
c.       Produk
Berupa fakta, prinsip, teori, dan hukum.
d.      Aplikasi
Penerapan metode ilmiah dan konsep IPA dalam kehidupan sehari-hari.
Keempat unsur itu merupakan ciri IPA yang utuh yang sebenarnya tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Dalam proses pembelajaran IPA keempat unsur itu diharapkan dapat muncul, sehingga siswa dapat mengalami proses pembelajaran secara utuh, memahami fenomena alam mellaui kegiatan pemecahan masalah, metode ilmiah, dan meniru cara ilmuawan bekerja dalam menemukan fakta baru.

Tujuan pembelajaran IPA terpadu adalah sebagai berikut.
1. Meningkatkan efisiensi dan efektivitas pembelajaran
Dalam standar kompetensi dan kompetensi dasar yang harus dicapai siswa masih dalam lingkup bidang kajian energi dan perubahnnya, materi dan sifatnya, dan makhluk hidup serta proses kehidupan. Banyak ahli yang menyatakan pembelajaran IPA yang disajikan secara disiplin keilmuan dianggap terlalu dini bagi anak usia 7 – 14 tahun, karena anak pada usia ini masih dalam transisi dari tingkat berpikir operasional konkret ke berpikir abstrak. Selian itu , peserta didik melihat dunia sekitarnya masih secara holistik. Atas dasar itu maka pembelajaran IPA hendaknya disajikan dalam bentuk yang utuh dan tidak parsial. Disamping itu pembelajaran yang disajikan terpisah-pisah. Keterpaduan bidang kajian dapat mendoorng guru untuk mengembangkan kreativitas tinggi karena adanya tuntutan untuk memahami keterkaitan antara satu materi dengan materi yang lain.
2. Meningkatkan minat dan motivasi
Pembelajaran terpadu memberikan peluang bagi guru untuk mengembangkan situasi pembelajaran yang utuh, menyeluruh, dinamis, dan bermakna sesuai dengan harapan dan kampuan guru, serta kebutuhan dan kesiapan peserta didik. Dalam hal ini, pembelajaran terpadu memberikan peluang bagi pengembangan ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan tema yang disampaikan. Pembelajaran IPA terpadu dapat mempermudah dan memotivasi siswa untuk mengenal, menerima, menyerap, dan memahami keterkaita atau hubungan antara konsep pengetahuan dan nilai atau tindakan yang termuat dalam tema tersebut. Dengan model pembelajaran yang terpadu dan sesuai dengan kehidupan sehari-hari, siswa digiring untuk berpikir luas dan mendalam untuk menangkap dan memahami hubungan konseptual yang disajikan guru.
3. Beberapa kompetensi dasar dapat dicapai sekaligus
Model pembelajaran IPA terpadu dapat menghemat waktu, tenaga dan saranda serta biayasa karena pembelajaran beberapa kompetensi dasar dapat diajarkan sekaligus. Di samping itu, pembelajaran terpadu juga menyederhanakan langkah-langkah pembelajaran. Hal ini terjadi karena adanya proses pemaduan dan penyatuan sejumlah standar kompetensi, kompetensi dasar, dan langkah pembelajaran yang dipandang memiliki kesamaan atau keterkaitan.
Kekuatan pembelajaran IPA terpadu yang dapat dipetik melalui pelaksanaan pembelajaran terpadu antara lain sebagai beirkut
1.    menggabungkan berbagai bidang kajian akan terjadi penghematan waktu, karena ketiga bidang kajian (energi dan perubahannya, Hukum  kekekalan energi, Aliran Energi dan Fotosintesis) dapat dibelajarkan sekaligus. Tumpang tindih materi juga dapat dikurangi bahkan dihilangkan
2.      siswa dapat melihat hubungan yang bermakna antar bidang kajian
3.    meningkatkan taraf kecakapan berpikir siswa, kareba siswa dihadapkan pada  gagasan atau pemikiran yang lebih luas dan lebih dalam ketika menghadapi situasi pembelajaran.
4.      motivasi belajar siswa belajar dapat diperbaikai dan ditingkatkan
5.      membantu menciptkan sturktur kognitif yang dapat menjembatani antara pengetahuan awal siswa dengan pengalaman belajar yang terkait.
6.      akan terjadi peningkatan kerjasama guru antar guru bidang studi terkait,

Pembelajaran IPA terpadu diawali dengan penentuan tema, karena penentuan tema akan membantu siswa dalam beberapa aspek yaitu:
1.      siswa yang bekerja sama dengan kelompoknya akan lebih bertanggung jawab, berdisiplin, dan mandiri
2.      siswa menjadi lebih percaya diri dan termotivasi dalam belajar bila mereka berhasil menerapkan apa yang telah dipelajari
3.  siswa lebih memahami dan lebih mudah mengingat karena mereka mendengar, berbicara, membaca, menulis dan melakukan kegitan penyelidikan masalah yang sedang dipelajari
4.      memperkuat kemampuan berbahasa siswa
5.    belajar akan lebih baik bila siswa terlibat secara aktif melalui tugas proyek, kolaborasi, dan berinteraksi dengan teman, guru, dan dunia nyata.
Oleh karena itu, jika guru hendak melakukan pembelajaran terpadu dalam IPA, sebaiknya memilih tema yang menghubungkaitkan antara IPA, lingkungan, teknologi dan masyarakat (Depdiknas, 2006).

Monday, January 2, 2012

Kisi-kisi UAS 2011/2012

Assalamualaikum...
Selamat pagi semua. Untuk memudahkan dalam mempelajari dan mempersiapkan materi ujian akhir semester, maka saya sebagai dosen yang baik hati, tidak sombong, suka menolong, dan gemar menabung akan membantu adik-adik mahasiswa.
Untuk semester I, akan Pak Arif berikan kisi-kisi mata kuliah Fisika Dasar I baik untuk kelas reguler maupun kelas pgmipabi. Kisi-kisi mata kuliah Fisika Dasar I dapat diunduh disini.
Untuk Semester 3, akan Pak Arif berikan kisi-kisi mata kuliah Strategi Belajar Mengajar IPA baik untuk kelas reguler maupun kelas pgsbi. Kisi-kisi mata kuliah SBM IPA dapat diunduh disini.
Saya mengucapkan selamat belajar, semoga sukses dan mendapatkan hasil yang terbaik bagi adik-adik mahasiswa untuk semester ini.
Selamat menjalani UAS, jujur dan dapatkan hasil yang terbaik...
Wassalamualaikum wr wb...

Monday, December 12, 2011

FLUIDA

Assalamualaikum wr wb...
selamat pagi..
Hari ini Pak Arif mohon maaf yang sebesar-besarnya tidak bisa ngajar, karena ada keperluan.
Untuk mengganti perkuliahan hari ini, maka saya tulis bahan ajar mandiri fluida yang dapat di download disini.
Kemudian setelah mempelajari bahan ajar mandiri, untuk pemahaman tentang materi fluida, maka kerjakan soal-soal berikut ini (boleh secara mandiri ataupun diskusi kelompok).
Dikumpulkan maksimal hari jumat tangggal 16 Desember pukul 10.00. (walaupun di modul saya tulis hari ini! :-)
Selamat belajar...
Wassalamualaikum WR WB...